Komitmen
Saya
Sewaktu saya lulus dari SMA, ayah
saya menyuruh saya agar meneruskan ke perguruan tinggi. Tapi yang ada di
pikiran saya waktu itu adalah saya ingin bebas, main, main, dan main. Lalu
omongan ayah saya itu tidak saya dengarkan karena saya berpikir waktu itu
santai saja karena saya masih muda. Sampai-sampai ayah saya pun sudah capek
untuk mengingatkan saya agar meneruskan kuliah. Dan selama kurang lebih 3 tahun
saya bekerja bersama teman saya menjadi seorang kasir di warung internet games online
milik teman saya sendiri. Dan hasilnya pun tidak sampai kemana-mana karena saya
waktu itu masih sangat nakal, sehingga hasil dari kerja saya tersebut habis
sia-sia. Dan pada suatu hari tepatnya saya genap berumur 21 tahun saya berfikir
apakah saya akan terus menerus seperti ini? Dan pada akhirnya ayah saya tidak
bosannya menyuruh saya untuk kuliah. AKhirnya saya memutuskan untuk
mendengarkan ayah saya. Dan saya pin akhirnya kuliah di STMIK AMIK Bandung ini.
Prinsip
yang saya pakai adalah prinsip nomor 7 yaitu mendengarkan. Apa yang ayah saya
katakana saya berusaha untuk
merealisasikannya. Ayah saya berkata,” kamu selama kuliah minimal harus
mendapatkan nilai B!”. Lalu saya berkata,”insya Allah, karena saya tidak punya
basic apa-apa untuk kuliah jurusan komputer,
jadi doakan saja.” Dan pada akhirnya di semester 1 kemarin hasilnya sangat
kurang memuaskan. Dan komitmen saya,
saya berkata pada ayah saya,” saya janji akan berusaha yang terbaik untuk masa
depan saya sendiri, yang saya minta doanya saja”. Ayah saya berkata,” doa ayah
selalu di belakang kamu ren, belajar aja yang benar.” Kata-kata itu masih
terngiang di telinga saya sampai saat ini.
Kesimpulannya
apabila kita di beri tahu atau di beri nasihat yang positif dari orang lain
apalagi dari orang tua kita sendiri, sebisa mungkin kita harus mendengarkan
walaupun susah untuk dijalani.
Terima Kasih semoga bermanfaat.
Nama : Rendy Akbar
Panggilan : Rendy
NPM : 1203004
Jurusan : Teknik
Komputer
Kelas : SCL - 053
No comments:
Post a Comment