KEBERHASILAN
Tahun lalu tepatnya di bulan
Januari, saya sedang sibuk sibuknya mempersiapkan ujian nasional jurusan. Saya giat
berlatih untuk menyamakan kemampuan saya dengan waktu yang dibutuhkan saat UJK.
Tak lupa selalu berdo’a untuk dimudahkan dan dilancarkan saat ujian.
Datang waktu yang ditunggu-tunggu, ujian nasional
kompetensi. Di bulan februari, di satu hari yang sangat menegangkan, membuat
saya galau, campur aduk tak karuan. Saya membuat sepasang busana kebaya.
Jam 07.00 teng, ujian di mulai.
Saya berdo’a semoga tiga hari yang saya lalui disekolah berjalan dengan lancar.
Hari pertama saya terlalui dengan baik, hari kedua saya galau karena pekerjaan saya sedikit
tertinggal dengan teman teman saya. Hari ketiga saya sangat galau campur aduk,
karena hari ketiga ini penentuan selesai atau tidaknya pekerjaan saya. Di pagi
hari ketiga saya terlewati karena rok
batik saya sudah selesai, saya istirahat. Saya solat duhur berdo’a semoga hasil
ujian saya memuaskan setidaknya bagi saya sendiridan orangtua saya. Saya
kembali mengerjakan dengan perasaan was-was , saya selalu melihat pekerjaan
teman saya yang sedikit melebihi pekerjaan saya.
Tapi saya pikir “Kalau selalu
melihat pekerjaan teman, kapan kita maju dengan apa yang kita kerjakan”. Yakin
yakin yakin pasti bisa selesai. Saya sholat ashar dan kembali berdo’a untuk
dimudahkan dan dilancarkan Akhirnya
pekerjaan yang membuat saya galau 3 hari selesai juga, sepasang busana kebaya.
Saat saya melihat pekerjaan teman ternyata teman saya yang selalu saya lihat
pekerjaannya belum selesai. Saya merasa berhasil dengan 3 hari yang saya lalui
bersama busana kebaya saya.
Himbauannya adalah “Selingi do’a
disetiap pekerjaan yang akan dikerjakan,karena do’a adalah pelengkap usaha kita
“
Bandung,08 februari
2013
Isnia Septianne Fauzy
1201007
SCL-054
No comments:
Post a Comment