“Kecelakaan
Bus Di Jalan Nagreg”
Pada saat itu saya duduk di
bangku sekolah dasar kelas 1 tepat nya pada tanggal 12 Januari 2001. Saudara
saya merencanakan akan pergi berkunjung ke rumah nenek nya di Garut, waktu itu
saya di ajak untuk ikut dan saya pun menyetujui nya namun di sisi lain ibu saya
tidak menyetujui apabila saya ikut ke garut karena katanya takut terjadi
apa-apa bila pergi nya tidak di dampingi oleh ibu. Tetapi pada saat itu saya
tetap kekeuh untuk ikut, yaaa.. mau tidak mau ibu pun lekas bergegas
mengambilkan baju saya dan menggantikan nya, meskipun pada saat itu ibu tetap
tidak mengijinkan.
Waktu itu kami pergi ke garut hanya
berempat, diantaranya saya, dua orang sepupu-sepupu saya, dan juga ibu nya.
Kami pergi menuju garut menggunakan angkutan umum yaitu bus, kami duduk di kursi
yang tempat duduk nya ada tiga kursi di baris ke dua dari belakang, sepanjang
di perjalanan kami sangat menikmati suasana di dalam bus dan sempat juga kami
semua tidur, namun saat kami semua sedang lelap tidur tiba-tiba bus yang kami
tumpangi oleng dan langsung masuk ke dalam jurang, kami semua dan para
penumpang lain nya merasa kaget karena mobil bus yang kami tumpangi tersebut tiba-tiba
terguling. Lalu banyak para warga di sekitar yang melihat bus kami terguling
dan mereka bergegas membantu kami semua untuk keluar dari dalam bus, setelah
saya di bantu oleh seorang bapak-bapak untuk keluar dari dalam bus itu saya
melihat di sekitar saya orang-orang yang sama menjadi korban atas kecelakaan
tersebut, begitu naas nya saya melihat keadaan di sekitar sebab orang-orang
yang kurang beruntung dalam kecelakaan itu meninggal dunia dan juga banyak yang
mengalami luka-luka parah. Masih beruntunglah saya dan ketiga saudara-saudara
saya yang hanya mengalami luka-luka ringan.
Kami semua yang mengalami
kecelakaan atas bus tersebut di angkut menggunakan kendaraan-kendaraan yang
melintas di jalan untuk diantar kan menuju rumah sakit dan ke tempat tujuan
kita masing-masing. Setelah sesampai nya di rumah sakit kami langsung di
tangani oleh dokter yang ada di sana dan setelah selesai di obati saya dan
ketiga saudara saya langsung di antarkan ke tempat tujuan sebelumnya, yaitu
tepat nya di kp. Kadu ngora, di sana keluarga kami yang menunggu karena sudah
mengetahui kami mengalami kecelakaan langsung menyambut kami berempat dengan
tangisan.
Setelah kami tiba di rumah, kami
memberi kabar kepada keluarga kami yang di bandung terutama kedua orang tua
saya. Betapa terkejut nya mereka mendengar kejadian tersebut dan langsung
mereka bergegas berangkat menuju garut.
Sesampainya keluarga kami yang
lain dan juga orang tua saya tiba di garut mereka pun langsung meneteskan air
mata atas apa yang telah terjadi kepada kami itu. Dan kedua orang tua saya
langsung memeluk dan menangis di hadapan saya, karena melihat saya yang
mengalami luka-luka atas kecelakaan yang terjadi.
Dari
sinilah saya dapat mengambil hikmah atas kejadian yang terjadi, hikmah yang
dapat di ambil :
·
Mendengarkan
perkataan Ibu (Orang tua)
·
Selalu
mematuhi dan mentaati apa yang di kata kan orang tua, janagan membantah
Bandung, 03 Maret 2013
Tema : Kejadian Di Masa Lalu
Nama : Putri Nurcahya Camelia
Nama : Putri Nurcahya Camelia
Kelas : SCL-054/MI-A
NPM : 1201019
Dosen : TIM DOSEN
Mata Kuliah : “Character
Building”
STMIK “AMIK BANDUNG” Jl. Jakarta No.28
No comments:
Post a Comment